Rahasia cara membuat gudeg jogja yang menggugah selera

cara membuat gudeg jogja

Gudeg Jogja, makanan khasnya, selalu bikin aku rindu banget sama Kota Yogyakarta, lho! Kalau dihitung-hitung, dari kecil udah puluhan kali aku mampir ke Kota Yogyakarta. Tapi tetep aja, kelezatan dan keunikannya Gudeg Yogyakarta selalu bikin aku rindu sama kotanya ini. Gudeg sendiri tuh jadi kuliner khas kayak Es Pleret di Blitar atau Ayam Betutu di Bali, tapi makanan ini cuma banyak ditemuin di Kota Yogyakarta aja.

{getToc} $title={Table of Contents}

   Gudeg berasal dari kata Bahasa Jawa yaitu gudheg, makanan lezat khas dari daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah, yang terbuat dari bahan utama nangka muda yang dimasak dengan santan. Memasaknya butuh waktu yang cukup lama, berjam-jam sampai Gudeg benar-benar matang. Setelah matang, makanan ini akan berwarna kecoklatan yang menggugah selera. Warna kecoklatan ini dihasilkan dari daun jati yang dimasak bersamaan. 

Gudeg biasanya disajikan dengan nasi, kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu, dan sambal goreng krecek yang pasti menggoyang lidah.


Membuat gudeg sendiri tidak serumit yang kamu pikirkan. Selama kamu menggunakan nangka muda yang berkualitas dan bumbu yang lengkap, kamu bisa mendapatkan gudeg yang enak. Gudeg bisa dibuat dalam versi kering atau dengan sedikit kuah tergantung selera kamu.

Bahan:

  • 600 gr nangka muda, kupas, potong-potong atau 2 kaleng sediaan nangka muda dari supermarket 
  • air secukupnya untuk merebus nangka 
  • 3 lembar daun jati atau ganti dengan 2 sachet teh celup atau 3 sdm kulit bawang merah 
  • 4 butir telur ayam rebus, kupas 
  • 1 lt santan encer atau 400 ml santan kental dicampur dengan 600 ml air 
  • 400 ml santan sangat kental 
  • 2 lembar daun salam 
  • 3 cm lengkuas, iris atau geprak

Bumbu Halus:

  • 6 bh bawang merah, cincang kasar 
  • 3 siung bawang putih, cincang kasar 
  • 5 bh kemiri, cincang kasar 
  • 1 sdm ketumbar bubuk 
  • 1 sdt terasi goreng/bakar 
  • 30 gr gula merah atau jumlah sesuai selera 
  • 1/4 sdt jintan bubuk (jika suka) garam sesuai selera

Cara membuat:

  1. Jika menggunakan nangka muda segar: Letakkan daun jati/kulit bawang merah/teh celup di dasar panci untuk merebusnya. Masukkan potongan nangka dan siram air hingga seluruhnya terendam.
  2. Tutup panci dan rebus dengan api besar sampai nangka lembut dan berwarna merah. (sekitar 1 jam).
  3. Tiriskan nangka dan buang air rebusannya karena getah dari nangka tersebut dapat menyebabkan perut kembung.
  4. (Lewati langkah-langkah di atas jika menggunakan nangka kalengan dari supermarket).
  5. Haluskan semua bumbu dengan cobek atau blender. Jika perlu, tambahkan sedikit santan ke blender agar proses penghalusan menjadi lebih mudah.
  6. Letakkan nangka rebus atau nangka kalengan dalam panci, tambahkan bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan santan encer. Masak dengan api sedang hingga mendidih.
  7. Jika menggunakan nangka kalengan: Sertakan 2 sachet teh hitam celup ke dalam panci untuk memberi warna kecoklatan pada gudeg. Biarkan masak sampai mendidih dan warnanya muncul, jangan diaduk agar sachet teh tidak pecah.
  8. (Ikat kedua sachet dengan benang agar tidak mudah pecah atau bocor. Angkat teh secepat mungkin setelah warna nangka dan santan memerah).
  9. Setelah mendidih, tambahkan telur rebus dan santan kental, masak dengan api sedang hingga santan menyusut dan bumbu meresap. Aduk perlahan agar santan tidak pecah.
  10. Cicipi, jika perlu tambahkan garam dan gula sesuai selera. Angkat.
  11. Hidangkan gudeg dengan opor ayam dan sambal goreng krecek.

Tips:

  • Jika kamu memerlukan teh sachet untuk mendapatkan warna Gudeg yang cokelat, pilih teh hitam murni tanpa campuran rempah atau pengharum tambahan seperti melati, vanili, dan sebagainya.
  • Jika kamu suka, teruslah memasak dengan api kecil sampai santan habis terserap sehingga Gudegnya menjadi agak kering

Lebih baru Lebih lama