Rempeyek Kacang Teri yang Renyah Tahan Lama

Rempeyek, camilan yang mirip keripik, adalah teman setia nasi pecel atau Pecel Sayur. Di warung-warung yang menjual nasi pecel, pasti ada rempeyeknya juga. Bahkan di desaku, pecel dan rempeyek selalu disajikan dalam satu paket yang tak terpisahkan.

{getToc} $title={Table of Contents}

Rempeyek Kacang Teri yang Renyah

Membuat rempeyek yang gurih dan renyah sebenarnya tidak sulit. Ada beberapa kunci sederhana: Tambahkan telur dan soda kue/air kapur sirih pada adonan rempeyek. Dijamin rempeyek akan renyah dan tahan lama, tidak mudah lembek. Jangan lupa pakai santan yang encer supaya rempeyek benar-benar garing saat digoreng dan tidak cepat lembek. 

Kamu bisa variasikan topping atau isian rempeyek sesuai selera, misalnya dengan kacang ose, kedelai hitam, atau kacang hijau. Kalau pakai topping dari kacang-kacangan kering, rendam kacang semalaman dan tiriskan supaya kacangnya empuk dan siap disantap. Berikut adalah resep peyek yang sudah aku ujicoba sendiri.

Bahan

  • 300 gr tepung beras 
  • 4 sdm (20 gr) tepung tapioka/kanji 
  • 1 butir telur 
  • 7-10 lembar daun jeruk purut, iris halus (untuk aroma) 
  • 1/2 sdt soda kue/baking soda/natron atau 1 sdm air kapur sirih (agar rempeyek tahan renyah) 
  • 450-500 ml santan sangat encer (50ml santan + air)
  • 100 gr kacang tanah atau sesuai selera 
  • 50 gr teri atau 25 gr teri nasi 
  • Minyak goreng secukupnya (sekitar 1 liter) 

Bumbu Halus

  • 4 siung (12 gr) bawang putih, atau 2 siung jika ukuran besar 
  • 5 butir kemiri 2 cm (5 gr) 
  • kencur 1/2 cm kunyit atau 1/4 sdt kunyit bubuk 
  • 2 sdt ketumbar bubuk 
  • 3 lembar daun jeruk purut, buang tulangnya 
  • 2 sdt garam atau sesuai selera

Cara Membuat

  • Haluskan bawang putih, kencur, kemiri, ketumbar, daun jeruk purut, dan garam dengan blender atau cobek sampai halus. (Iris halus sisa daun jeruk purut sebanyak 7-10 lembar. Sisihkan.) 
  • Campur tepung beras, tepung tapioka, soda kue/air kapur sirih, dan bumbu halus dalam wadah besar. 
  • Tambahkan telur, aduk rata. Secara bertahap, tambahkan santan sambil diaduk hingga membentuk adonan halus dan rata. Hati-hati jangan terlalu banyak menambahkan santan supaya rempeyek tidak terlalu berminyak setelah digoreng!
  • Cicipi, tambahkan garam jika perlu. 
  • Masukkan irisan daun jeruk purut, aduk rata. 
  • Panaskan minyak dalam wajan cekung anti lengket dengan api sedang-tinggi. 
  • Lakukan tes rasa adonan dengan menggoreng satu sendok makan adonan hingga matang dan mengapung di permukaan minyak. 
  • Cicipi apakah rasa asinnya sudah pas. (Jangan lupa melakukan tes ini karena rasa adonan mentah berbeda dengan setelah digoreng.) 
  • Jika rasa sudah pas, ambil adonan dengan sendok cekung atau sendok sayur atau sendok nasi, taburi dengan topping, tuang adonan dengan cepat di dinding wajan. Segera letakkan sutil di tengah-tengah rempeyek supaya tidak lengket dan siram adonan di dinding wajan dengan minyak sampai rempeyek mengering dan terlepas. 
  • Pastikan rempeyek benar-benar kering sebelum dibalik. 
  • Goreng sampai kedua sisi rempeyek matang merata dengan warna kecoklatan. 
  • Angkat dan tiriskan. 
  • Jika perlu, letakkan rempeyek di atas tissue dapur untuk menyerap minyak. Biarkan rempeyek benar-benar dingin, lalu simpan dalam toples atau wadah kedap udara. 
Sekian resep Membuat Rempeyek Kacang Teri yang Renyah Tahan Lama, Semoga bermanfaat.

Catatan: 
  • Tuangkan adonan satu sendok makan setiap kali siram tunggu hingga rempeyek terlepas sebelum memasak adonan berikutnya agar tidak lengket satu sama lain.
  • Gunakan wajan cekung yang besar dan tidak terlalu dalam agar rempeyek terbentuk dengan rata (luas dan tipis) dan tidak terlalu berminyak. 
  • Saat digoreng, ujung bagian atas rempeyek harus menempel dengan wajan dan tidak terendam dalam minyak. Barulah adonan ditenggelamkan setelah sedikit mengering. 

Lebih baru Lebih lama