7 Efek Samping Dari Kebanyakan Ngopi

Hati-hati, kebiasaan ngopi berlebihan bisa bikin badan sakit lho. Meski nikmat, ternyata kafein punya banyak efek samping yang mungkin belum kamu sadari.

    Memang nikmat, kalo kamu masih suka ngopi berkali-kali sehari. Aku ngerti kok, kafein emang bikin candu. Tapi gimana kalo kita coba kurangi dikit demi kesehatan? Yuk kita intip dulu efek sampingnya biar paham kenapa harus hemat-hemat ngopi.

{getToc} $title={Table of Contents}

1. Bikin gelisah

    
Kafein meningkatkan hormon adrenalin yang membuat tubuh bereaksi waspada berlebihan meskipun tidak ada bahaya nyata. Aku sendiri pernah mengalami jantung berdebar dan perasaan cemas tanpa sebab jelas karena terlalu banyak ngopi. Makin sering mengonsumsi kopi dalam porsi berlebih, gelisah dan cemas biasanya makin parah. Oleh karena itu, kurangi takaran kopi menjadi 1-2 cangkir per hari agar tetap tenang dan rileks.

2. Ganggu pencernaan

    Asam dalam kopi dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan yang terasa tidak nyaman. Kafein juga mempercepat metabolisme di usus, sehingga berpotensi menyebabkan diare atau buang air besar tidak teratur jika kebanyakan mengonsumsi kopi.

Menurut pengalamanku, minum kopi setelah sarapan atau makan siang membantu mengurangi gangguan pencernaan karena ada makanan yang menetralkan asam lambung. Batasi maksimal 2-3 cangkir per hari juga disarankan.

3. Naikin tekanan darah

    Meski kafein hanya meningkatkan tekanan darah secara sementara, mengonsumsi kopi dalam jumlah berlebih dan rutin dalam jangka panjang dapat berisiko menimbulkan hipertensi permanen. 

Oleh karena itu, pantau tekanan darahmu secara berkala dan sesuaikan asupan kopi agar tetap terjaga normal. Jika tekanan darah sudah di atas ideal, segera kurangi porsi kopi.

4. Bikin susah tidur

  
 Efek kafein yang membuat tubuh stay awake bisa bertahan hingga 9 jam ke depan. Jadi, hindari minum kopi menjelang waktu tidur karena dapat mengganggu kualitas istirahat dan membuat mudah terbangun di malam hari. 

Sebaiknya minum kopi maksimal hingga sore hari saja agar kafeinnya sempat hilang sebelum malam. Meditasi sebelum tidur juga membantu rilekskan tubuh dan pikiran agar tetap bisa istirahat nyenyak.

5. Bikin kecanduan

    Tubuh bisa menjadi ketergantungan terhadap kafein sehingga putus kopi mendadak dapat memicu gejala seperti sakit kepala, mudah lelah, dan suasana hati yang jelek. 

Agar terhindar dari hal ini, kurangi konsumsi kopi secara bertahap setiap harinya sehingga tubuh dapat beradaptasi dengan baik.

6. Bikin jantung deg-degan

    Kafein meningkatkan adrenalin yang berpotensi memacu debaran jantung abnormal. Karena sangat berisiko bagi penderita gangguan jantung, maka sangat dianjurkan untuk membatasi konsumsi kopi. 

Bagi yang sehat pun, kafein berlebihan dalam jangka panjang berpotensi memberikan efek kurang baik bagi kesehatan jantung. Maka selalu jaga agar ada jeda waktu antar cangkir kopi.

7. Mudah capek


    Meski awalnya membuat tubuh terasa lebih segar dan bugar, kopi yang berlebihan pada akhirnya justru dapat mempercepat timbulnya rasa lelah dan kelelahan otot hingga 12%. 

Apalagi jika ditambah dengan kualitas tidur yang buruk akibat terlalu banyak ngopi, tubuh akan cepat menjadi lesu dan kehabisan tenaga. Maka dari itu, batasi asupan kopi maksimal 2 cangkir per hari.

Kesimpulannya, konsumsilah kopi dengan bijak untuk menjaga kesehatan. Dengarkan respons tubuh sendiri dan tetaplah fit!

Lebih baru Lebih lama