Makan Pisang Terlalu Banyak Ternyata Berisiko, Ini Dampak Buruknya Bagi Tubuh


Pisang memang buah yang sangat populer di Indonesia. Beragam olahan pisang seperti pisang goreng, pisang bakar, kolak pisang, hingga es pisang ijo sangat digemari masyarakat. Sebagai penggemar pisang, aku sendiri sangat menyukai rasa manis dan harum khas pisang. 

Namun, karena begitu digemari, tak jarang kita jadi kebanyakan makan pisang. Padahal, konsumsi berlebihan pisang juga bisa berdampak buruk bagi tubuh lho. Yuk kita simak risiko makan pisang terlalu banyak di bawah ini!

{getToc} $title={Table of Contents}

Risiko Makan Pisang Terlalu Banyak

1. Asupan kalium berlebih


Pisang kaya kalium, mineral penting untuk mengatur tekanan darah. Tapi kelebihan kalium bisa menyebabkan hiperkalemia, yaitu kadar kalium tinggi dalam darah. Ini bisa membuat otot lemas, detak jantung tak beraturan, mual, dan lelah.

Bagi penderita gangguan ginjal atau minum obat tertentu harus berhati-hati karena risiko hiperkalemia lebih tinggi. Gejala hiperkalemia ringan muncul dengan kelemahan dan kesemutan otot. Sedangkan hiperkalemia berat ditandai dengan detak jantung tak teratur, paralisis otot hingga gagal jantung dan henti napas. Maka, deteksi dini dan pengobatan hiperkalemia sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.

2. Kandungan gula tinggi

Satu pisang ukuran sedang mengandung sekitar 14 gram gula alami. Gula berlebih ini bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, naik berat badan, dan masalah kesehatan lain seperti penyakit jantung dan kanker.

Gula berlebih dalam darah akibat makan pisang berlebihan berisiko merusak pembuluh darah dan saraf, memicu komplikasi kronis pada diabetes. Komplikasi ini meliputi gagal ginjal, stroke, serangan jantung, gagal penglihatan hingga amputasi. Mencegah lonjakan gula darah dengan batasi pisang sangat penting untuk mencegah komplikasi mematikan ini.

3. Masalah kerusakan gigi

Pisang lengket dan bisa menempel di gigi, berisiko merusak enamel gigi. Gula dalam pisang juga makanan bagi bakteri mulut yang menyebabkan gigi berlubang dan radang gusi. Ini bisa menyebabkan infeksi serius jika tidak diobati.

Kerusakan enamel akibat buah tinggi gula seperti pisang bisa menyebabkan sensitivitas gigi. Gigi yang sudah rusak enamelnya juga lebih rentan terhadap kerusakan lebih lanjut dan infeksi bakteri yang menggerogoti gigi hingga ke akar. Maka dari itu, pencegahan kerusakan gigi melalui perawatan dan kebersihan gigi yang optimal sangat penting dilakukan.

4. Gangguan pencernaan


Serat tinggi dalam pisang baik untuk pencernaan. Tapi berlebihan juga bisa menyebabkan diare, sembelit, dan masalah pencernaan lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kekurangan gizi jika berlanjut lama.

5. Alergi langka

Meski jarang, beberapa orang bisa alergi atau intoleransi pisang ditandai dengan ruam, gatal-gatal, sesak napas setelah makan pisang. Ini bisa berkembang menjadi anafilaksis yang mengancam jiwa jika tidak ditangani.

Selain ruam dan gatal, reaksi alergi pisang lainnya adalah bengkak pada bibir, lidah dan tenggorokan yang dapat menyebabkan sesak napas. Hentikan konsumsi pisang segera jika muncul gejala ini dan segera cari pertolongan medis jika sesak napas terjadi agar bisa ditangani dengan adrenalin injeksi.

6. Sakit kepala/migrain

Tiramin dalam pisang bisa memicu sakit kepala atau migrain pada sebagian orang. Serangan migrain akibat pisang bisa sangat menyakitkan dan mengganggu aktivitas.

7. Ketidakseimbangan gizi

Terlalu banyak makan pisang bisa menyebabkan kekurangan nutrisi penting lain seperti kalsium, zat besi, vitamin D yang berisiko osteoporosis, anemia, dan penyakit lain.

Makan beragam buah dan sayur tetap penting agar tubuh mendapatkan gizi seimbang. Selain pisang, konsumsi buah-buahan seperti jeruk, stroberi, melon, dan mangga juga dianjurkan.

Kesimpulan


Pisang tetap buah sehat dan bergizi jika dikonsumsi dengan bijak, yaitu 1-2 buah per hari. Hindari makan pisang berlebihan dan cobain variasi buah lain rendah gula seperti pir, mangga, pepaya, nanas, dan anggur.

Hindari memberikan pisang pada balita karena sistem pencernaannya belum siap mencerna kandungan gula dan serat tinggi pada pisang. Pisang juga tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena ada risiko alergi pada janin.

Selalu jaga keseimbangan gizi dengan makan sayur dan buah beragam setiap hari. Semoga info ini bermanfaat ya, terus jaga kesehatan dengan bijak mengonsumsi buah favorit, termasuk pisang!

Nah, itu dia risiko makan pisang terlalu banyak yang perlu kamu waspadai. Tetap makan pisang tapi jangan berlebihan ya!

Lebih baru Lebih lama