Manfaat dan Bahaya Santan Bagi Kesehatan

Santan adalah bahan masakan khas Indonesia yang sudah sangat akrab di lidah kita. Tapi tahukah kamu, sebenarnya apa manfaat dan bahaya santan bagi kesehatan? Yuk simak informasi lengkapnya di sini!


Santan adalah cairan putih alami yang diekstrak dari daging buah kelapa tua. Aku sangat menyukai rasa santan yang gurih dan aromanya yang khas. Menurutku, hampir semua masakan tradisional Indonesia jadi lebih lezat karena tambahan santan. 

Meski banyak digunakan dalam masakan, ternyata tidak semua orang paham manfaat dan bahaya mengonsumsi santan. Nah, berikut adalah informasi lengkapnya agar kamu bisa konsumsi santan dengan lebih bijak!

{getToc} $title={Table of Contents}

Manfaat Santan Bagi Kesehatan Jika Dikonsumsi Cukup


1. Menjaga kesehatan jantung

   Meski kelihatan berlemak, santan sebenarnya mengandung zat yang bisa meningkatkan kolesterol baik. Kolesterol baik ini melindungi kesehatan jantung dari serangan penyakit jantung dan pembuluh darah. Selain itu, zat dalam santan juga membantu mengurangi kolesterol jahat yang berbahaya bagi jantung. Jadi, mengonsumsi santan secukupnya bisa membantu menjaga kesehatan jantung.

2. Sumber tenaga

   Lemak sehat dalam santan merupakan sumber tenaga bagi tubuh. Lemak ini bisa memberi tenaga dalam waktu lebih lama dibanding karbohidrat. Santan juga baik dikonsumsi setelah berolahraga karena lemaknya membantu tubuh mendapat tenaga dan memulihkan otot yang lelah. Menurutku pribadi, secangkir kopi dengan sedikit santan membuat tenaga bertahan lebih lama di pagi hari.

3. Melindungi sel tubuh

   Zat antioksidan seperti vitamin E dan K dalam santan berperan sebagai pelindung yang bisa menangkal radikal bebas. Dengan begitu, santan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain vitamin E dan K, santan juga mengandung antioksidan lain seperti polifenol yang bermanfaat untuk melindungi sel dari radikal bebas. Selain itu, santan juga kaya mineral penting seperti fosfor dan kalium yang dibutuhkan untuk kesehatan sel. 

4. Menjaga kesehatan tulang

   Salah satu manfaat santan adalah untuk menjaga tulang tetap kuat dan padat. Ini karena santan mengandung vitamin K yang berperan dalam pembentukan massa tulang. Vitamin K juga membantu penyerapan kalsium agar tulang tetap padat dan keras. Santan juga mengandung mineral seperti magnesium dan seng yang diperlukan untuk kesehatan tulang. Mengkonsumsi santan secukupnya dapat mencegah osteoporosis atau tulang keropos.

5. Melembapkan kulit

   Santan mengandung lemak rantai medium yang baik untuk menjaga kelembapan kulit. Makanya banyak produk perawatan kulit tradisional memakai santan. Jadi selain bagus untuk kesehatan, santan juga bermanfaat untuk kecantikan kulit.

Bahaya Santan Bagi Kesehatan Jika Dikonsumsi Berlebihan


1. Tekanan darah tinggi

   Meski mengandung lemak sehat, kandungan lemak jenuh tinggi dalam santan bisa meningkatkan kolesterol jahat dan menyumbat aliran darah jika dikonsumsi berlebihan. Zat dalam santan juga bisa memengaruhi hormon yang menyebabkan garam dan cairan tertahan, ikut memicu darah tinggi. 

2. Memicu asam urat

   Protein dan lemak jenuh berlebih dalam santan dapat memicu produksi asam urat yang berlebihan juga. Selain itu, zat lain dalam santan juga bisa meningkatkan asam urat jika santan dikonsumsi berlebihan. Ini bisa memicu serangan asam urat.

3. Sakit kepala

   Bagi sebagian orang, santan agak susah dicerna karena banyak mengandung lemak. Akibatnya bisa timbul pusing atau sakit kepala ringan karena santan memberi beban berat pada pencernaan. Alasan lain santan bikin sakit kepala karena bisa menyebabkan dehidrasi jika asupan cairan kurang untuk mencerna lemak dalam santan.

4. Kolesterol tinggi

   Santan yang berlebihan juga bisa meningkatkan kolesterol jahat. Selain itu, santan berlebihan bisa menghambat kerja kolesterol baik di dalam tubuh. Kolesterol tinggi ini bisa memicu penyakit jantung dan stroke.

5. Gangguan pencernaan

   Santan yang sulit dicerna juga berpotensi menimbulkan iritasi lambung, diare karena lemak tidak diserap dengan baik, atau sembelit.

Tips Mengonsumsi Santan Secara Lebih Sehat dan Aman


Setelah tahu manfaat dan bahayanya, gimana cara mengonsumsi santan dengan lebih bijak? Berikut adalah tips praktis dariku:

1. Batasi asupan santan, cukup 2-3 sendok makan per hari. Sudah cukup memberi manfaat tanpa bahaya kelebihan lemak jenuh.

2. Gunakan santan dari kelapa tua yang lebih sedikit lemak jenuhnya. 

3. Selalu masak atau panaskan santan sebelum dimakan agar aman dari kuman.

4. Bisa ganti santan dengan susu rendah lemak atau yoghurt polos kalau perlu batasi lemak jenuhnya. Atau campur santan dengan susu rendah lemak agar rasanya kurang gurih tapi tetap dapat manfaat santan.

5. Perhatikan tanggal kadaluwarsa saat beli santan kemasan.

6. Simpan santan di bagian pendingin kulkas agar awet dan tidak mudah basi.

7. Hindari kasih santan pada bayi karena bisa menyebabkan diare. Sebaiknya tunggu usia 1 tahun ke atas agar sistem pencernaan bayi sudah siap. 

8. Konsultasikan asupan santan dengan dokter kalau punya riwayat penyakit jantung, darah tinggi atau kolesterol tinggi. 

9. Batasi santan hanya untuk makanan tertentu, misalnya saat makan nasi kuning saja. Sehari-hari lebih baik pakai susu/yoghurt.

10. Berolahraga teratur dan makan cukup serat serta minum air putih untuk cegah efek samping santan pada pencernaan.

Itu dia informasi lengkap tentang santan, mulai dari manfaat, bahaya, sampai tips mengonsumsinya dengan lebih bijak. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa jadi panduan agar kita tetap menikmati masakan pakai santan dengan lebih sehat. Terima kasih sudah baca artikel ini dan semoga harimu menyenangkan!

Nah itu informasi lengkap tentang santan yang wajib kamu ketahui. Yuk sajikan dan nikmati masakan santan dengan bijak agar tetap sehat!

Lebih baru Lebih lama